Archive for April, 2008

Meng-compile kernel module doang

Posted in coding with tags on April 17, 2008 by ag2uki

Fyuhm, puter-puter sana-sini bingung. Akhirnya ketemu juga.

Gini pembaca, saya kebetulan perlu melakukan sedikit modifikasi pada salah satu modul kernel linux. Saya tahu persis bagian mana yang harus saya edit. Nah, setelah ngedit, muncul pertanyaan besar. Gimana cara compile-nya ya? Apakah saya harus meng-compile seluruh kernel? Atau, bisakah saya cukup meng-compile modul yang saya edit aja?

Selidik punya selidik, ternyata di linux-source ada parameter M. Jadi, ketika itu saya hendak mengcompile module usbserial doang, perintahnya adalah:

$ sudo make M=drivers/usb/serial

Nah, perintah di atas akan membuat file modul baru. Sekarang, kita hanya perlu mereplace modul yang ada di /lib/modules/nama_versi_kernel_linux/

Tinggal copy aja, beres!

HELLO WORLD JNI DI LINUX

Posted in coding with tags , , on April 17, 2008 by ag2uki

Saya yakin, yang kesulitan menggunakan JNI bukanlah saya seorang. JNI teh naon nya? Bagi anda yang belum tahu teori apa itu JNI, silakan browsing-browsing dulu. Bila anda sudah tahu teorinya, dan udah gak sabar pengen nyoba di linux, semoga tulisan ini bisa jadi panduan. :D

Oke, sebelum mulai, pastikan sesajen berikut ini sudah terinstall di linux anda:
1. JDK, untuk compile kode java anda
2. gcc, beserta libc6 untuk compile kode C anda
3. Eclipse (optional), sebagai editor
Yak, cukup itu sajen yang diperlukan dalam ritual ini. Sebagain informasi saja, sajen yang terakhir sifatnya sunah. Anda boleh menggunakan editor lainnya.

Untuk mulai mencoba JNI, buat dulu source java anda sebagai berikut (file: NevNat.java):

package com.uki.coba;

public class NevNat {
static {
System.loadLibrary(“nevnative”);
}
public native void display() ;

public static void main(String[] args) {
NevNat nat = new NevNat();
nat.display();
}

}

Setelah jadi, simpan dan compile source java tersebut.

gue@linux:~$ javac com/uki/coba/NevNat.java

Hasil komipilasi file tersebut menghasilkan file NevNat.class. Abis itu, dari file NevNat.class dibikin file C headernya, caranya:

gue@linux:~$ javah com.uki.coba.NevNat

Hasilnya adalah file com_uki_coba_NevNat.h. Isinya:

/* DO NOT EDIT THIS FILE - it is machine generated */
#include <jni.h>
/* Header for class com_uki_coba_NevNat */

#ifndef _Included_com_uki_coba_NevNat
#define _Included_com_uki_coba_NevNat
#ifdef __cplusplus
extern “C” {
#endif
/*
* Class: com_uki_coba_NevNat
* Method: display
* Signature: ()V
*/
JNIEXPORT void JNICALL Java_com_uki_coba_NevNat_display
(JNIEnv *, jobject);

#ifdef __cplusplus
}
#endif
#endif

Nah, langkah selanjutnya adalah membuat source C yang mengimplementasi header tersebut.
Isinya sebagai berikut:
#include <jni.h>
#include "com_uki_coba_NevNat.h"
#include <stdio.h>

JNIEXPORT void JNICALL Java_com_uki_coba_NevNat_display
(JNIEnv *env, jobject obj) {
printf(“Hello dab!\n”);
return;
}

Kalo udah dibuat, tinggal compile

gcc -shared -I $JAVA_HOME/include/ -I $JAVA_HOME/include/linux/ NevNatImpl.c -o libnevnative.so

Trus, kalo udah kelas java tadi dijalankan aja

export LD_LIBRARY_PATH=$LD_LIBRARY_PATH:.
gue@linux:~$ java com/uki/coba/NevNat

Hasilnya:
Hello dab!

http://www.devarticles.com/c/a/Java/Interacting-With-C-From-Java-With-JNI-Part-1/1/

Etika Penggunaan Telepon Seluler Di Lingkungan Kampus

Posted in Uncategorized on April 3, 2008 by ag2uki

Telepon seluler adalah suatu teknologi komunikasi telah dan akan terus semakin merambah ke seluruh lapisan masyarakat akhir-akhir ini. Namun, tidak hanya teknologinya saja, isu-isu di sekitar telepon seluler juga mulai muncul kehidupan sosial masyarakat. Salah satu diantaranya adalah isu etika penggunaan telepon seluler.

Ada sejumlah orang yang belum memahami betapa pentingnya etika dalam menggunakan telepon seluler dalam sebuah lingkungan atau komunitas. Salah satu contoh misalnya dalam lingkungan sekolah atau perkuliahan. Di sana, muncul pertanyaan-pertanyaan seputar etika ini, seperti apakah saya boleh menjawab panggilan di dalam kelas? Bagaimana seharusnya menyalakan nada dering?

Berikut ini adalah sejumlah cara bagaimana sebaiknya berponsel di lingkungan sekolah.

  1. Matikan semua nada dering ketika kegiatan belajar dan mengajar berlangsung, baik bagi peserta kegiatan, maupun bagi pengajar sendiri.
  2. Hargailah pengajar dengan tidak ber-SMS-an pada saat kegiatan belajar dan mengajar berlangsung. Sebaiknya, jawablah SMS yang masuk ketika kegiatan belajar mengajar telah selesai atau ketika sedang istirahat.
  3. Janganlah membawa telepon seluler anda ketika anda sedang mengikuti ujian. Matikan dan tinggalkan telepon seluler anda di dalam tas. Anda tidak perlu menggunakan telepon seluler ketika ujian bukan?
  4. Jawablah panggilan ke telepon seluler anda setelah kegiatan belajar dan mengajar usai, baik bagi peserta kegiatan, maupun bagi pengajar. Ini penting untuk memastikan agar kegiatan belajartidak terganggu dengan panggilan anda. Di sisi lain, agar anda tidak “kehilangan” panggilan-panggilan yang masuk, anda dapat mengaktifkan fitur seperti voice mail ketika kegiatan belajar berlangsung.
  5. Apabila ada panggilan yang sifatnya genting ketika kegiatan belajar dan mengajar, anda diperkenankan menjawab panggilan tersebut dengan izin terlebih dahulu untuk keluar ruangan agar pembicaraan anda tidak mengganggu kegiatan belajar-mengajar dan anda juga mendapat privasi dalam pembicaraan tersebut.
  6. Usahakan untuk menggunakan ponsel hanya pada jam-jam istirahat saja. Hindari penggunaan ponsel ketika kegiatan belajar berlangsung. Penggunaan ponsel ini bukan hanya penggunaan dalam berkomunikasi saja, tapi juga penggunaan lainnya seperti music player, radio FM, video-camera, dan lainnya.

Manajemen Penggunaan Internet Sebagai Sumber Daya Perusahaan

Posted in point of view with tags on April 3, 2008 by ag2uki

Permasalahan yang Terjadi

Belakangan ini, internet sudah menjadi kebutuhan mendasar bagi suatu perusahaan. Kebutuhan ini tidak hanya dimiliki oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi informasi saja, tapi juga oleh perusahaan-perusahaan lainnya yang bisa jadi sama sekali tidak ada hubungannya dengan teknologi informasi.

Internet untuk saat ini dipakai dengan tujuan untuk mendukung bisnis perusahaan. Sebuah industri pembuatan sepatu tentunya ingin dapat berhubungan dengan suplier-suplier dan distributor-distributornya dengan cepat dan murah. Ada sejumlah cara bagi industri sepatu tersebut untuk melakukan hubungan dengan suplier atau distributornya, mulai dari e-mail, aplikasi web (HTTP), chatting atau cara lainnya.

Akan tetapi, implementasi penggunaan internet ini tidaklah selamanya bermanfaat untuk mendukung bisnis suatu perusahaan. Penggunaan e-mail yang tujuan dasarnya untuk kemudahan komunikasi internal ataupun eksternal terkadang justru dipakai oleh sejumlah karyawan untuk mengikuti mailing-list yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan bisnis perusahaan. Atau juga penggunaan akses HTTP port justru malah dipakai untuk mendownload file-file yang hanya memenuhi tujuan pribadi karyawan itu.

Internet Sebagai Sumber Daya

Karena dipakai untuk mendukung bisnis perusahaan, internet bisa jadi merupakan sebuah fasilitas yang strategis yang keberadaannya sangat diharapkan. Perusahaan tentunya ingin agar fasilitas ini selalu dapat bekerja secara optimal. Dengan demikian, perusahaan perlu menempatkan fasilitas internet ini sebagai sumber daya (resource) yang sangat penting bagi perkembangan bisnis.

Suatu perusahaan perlu melakukan pengelolaan sumber-sumber dayanya dengan bijaksana, tak terkecuali sumber daya internet. Pengelolaan ini dimaksudkan agar pemanfaatannya tidak salah sasaran. Jadi dalam hal ini, diperlukan pemahaman yang tepat bagi manajemen level atas untuk membuat kebijakan-kebijakan tertentu yang ditujukan untuk mengelola sumber daya internet ini.

Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana caranya mengelola sumber daya internet? Ada sejumlah langkah yang dapat ditempuh untuk mengelola sumber daya internet, mulai dari pengelolaan e-mail, akses web, sampai penggunaan internet untuk chatting.

Manajemen E-Mail

E-mail seringkali digunakan sebagai media komunikasi yang efektif untuk melakukan komunikasi, baikinternal perusahaan maupun eksternal. Keterlambatan pengiriman atau penerimaan e-mail tentunya akan sangat mengganggu fungsi bisnis dan produktivitas perusahaan. Perusahaan tentunya mengharapkan agar mail server dapat berkerja secara optimal selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu.

Mengelola e-mail bukan berarti melakukan filtering satu per satu semua e-mail yang keluar atau yang masuk. Mengelola e-mail jangan sampai justru malah menjadi penghambat media komunikasi ini, atau malah mengganggu aktivitas perusahaan seharusnya.

Ada banyak langkah yang dapat diambil untuk mengelola e-mail. Semua langkah sebaiknya dilakukan secara otomatis oleh sistem mail server yang ada. Langkah-langkah yang dapat ditempuh di antaranya adalah:

  • melakukan filter terhadap attachment, baik yang masuk maupun yang keluar. Filtering dapat dilakukan baik terhadap ukuran, isi file (content), atau dengan virus detector.
  • melakukan filter terhadap nama domain pengirim dari e-mail yang masuk. Terkadang langkah ini harus ditempuh untuk menghindari e-mail spam dan mengelola traffic e-mail.
  • melakukan filter terhadap subject e-mail. Langkah ini juga dapat ditempuh untuk menghindari spam atau membatasi traffic e-mail.

Manajemen Akses Web

Seringkali perusahaan memfasilitasi karyawannya dengan akses web. Fasilitas ini sangat dibutuhkan misalnya saja untuk mencari rekanan bisnis atau peluang-peluang yang barangkali dapat dimanfaatkan untuk memajukan perusahaan. Fasilitas ini juga harus dikelola dengan sebaik-baiknya karena bandwidth yang disewa oleh perusahaan juga terbatas jumlahnya.

Langkah yang dapat ditempuh untuk mengelola penggunaan akses web antara lain adalah sebagai berikut:

  • melakukan filter terhadap URL dan nama domain tertentu. Langkah ini diperlukan untuk menghidari penggunaan akses web yang tidak ada hubungannya dengan kebutuhan atau fungsi perusahaan.
  • menjalankan akses web melalui proxy authentication. Langkah ini diperlukan untuk menjaga agar akses web tidak dipakai oleh sembarang orang. Selain itu juga agar penggunaan akses web dapat dilacak dan dievaluasi dengan mudah.

Manajemen Akses Protokol Internet Lainnya

Ada banyak protokol komunikasi internet yang dapat digunakan selain yang disebutkan di atas. Misalnya saja adanya Yahoo! Messenger, GoogleTalk, Internet Relay Chat, Skype, dan lain sebagainya. Hal-hal semacam ini juga perlu dikelola, mana yang diperbolehkan, mana yang tidak diperbolehkan.

Kesimpulan

Internet merupakan suatu sumber daya perusahaan yang harus dikelola agar penggunaannya dapat dilakukan secara optimal untuk mendukung fungsi-fungsi bisnis perusahaan.